Ia berjalan sendirian di tengah kota yang menolak sepi. Asap-asap menggumpal di langit, menyerupai doa yang gagal naik. Lampu-lampu jalan berkedip seperti mata-mata yang lelah mengintip kebohongan. Hujan tak turun, hanya kabut dosa yang menetap. Namanya Hasan. Seorang mahasiswa dari jurusan yang tidak pernah disebutkan dalam koran atau siaran televisi. Ia kuliah sambil bertanya-tanya: “Apakah ilmu yang kupelajari akan mengantarku kepada kebenaran atau hanya akan menambah beban di kepala?” Lalu ia menemukan tasawuf. Ia membacanya dari lembar-lembar tua yang dijual di kios buku loakan, disusun tanpa indeks, dicetak dengan tinta yang hampir luntur—seolah memang ditakdirkan untuk hanya dibaca oleh mereka yang benar-benar mencari. “Melawan nafsu adalah jihad paling besar,” tulis seseorang bernama Al-Ghazali. Hasan mengangguk waktu itu, diam-diam, di dalam kamar kontrakan yang ia sebut rahibnya . Kota ini bukan kota, pikir Hasan. Ia adalah mesin. Sebuah mesin besar yang menggi...
Baskara Putra atau yang di kenal dengan nama panggungnya yaitu Hindia merupakan salah satu Musisi yang karya-karya nya seringkali di putar pada kalangan orang-orang usia remaja. Hindia merupakan side project dari Baskara sendiri yang dimana ia juga dikenal sebagai salah satu vokalis dari Band Alternative Rock Feast. Pada solo projek nya ini Baskara mengatakan bahwasannya projek ini ia buat karena ia ingin berbagi cerita ataupun pandangan pribadinya dan merasa kalau cerita atau pandangan tersebut ia tuangkan dalam lirik-lirik pada lagu Feast akan terkesan egois karena Feast udah menjadi milik bersama yang artinya cerita yang ada di lagu-lagu Feast adalah cerita terkait Masyarakat. Lirik lagu yang ada di dua album Hindia kebanyakan ngomongin terkait peristiwa yang dialami anak muda masa sekarang, keadaan politik tapi lewat sudut pandang pribadi dan beda dari Feast yang multi-sudut pandang, dan pergolakan batin yang dialami oleh Baskara sendiri. Nah karena lirik-liriknya neritain semu...